Sabtu, 21 Maret 2015

Khasiat Daun Salam Untuk Diabetes

Penyakit diabetes banyak menyerang mereka yang memiliki potensi genetis dan tidak memperhatikan asupan glukosa dalam menu hariannya. Penyakit diabetes ini cukup berbahaya sebab bisa menyebabkan komplikasi di dalam tubuh manusia. Mencermati hal tersebut, penting bagi kita untuk memperhatikan asupan gizi yang kita konsumsi. Jika terlanjut didiagnosa terkena diabetes, maka sebaiknya kita mengambil langkah medis di samping tetap mengontrol makanan. Ada beragam jenis obat untuk meringankan diabetes tersebut. Sayangnya, banyak pula di antaranya yang memicu efek samping merugikan bagi si penderita. Hal ini yang menjadi landasan para ilmuan melirik obat herbal. Beberapa peneliti telah membuktikan khasiat daun salam untuk diabetes. Percobaan ini dilakukan untuk mencit dan hasilnya memang terdapat penurunan kadar gula yang signifikan. Umumnya jika berhasil pada mencit maka akan bekerja pada manusia juga. 


Ramuan Penyembuh 

Saat ini ada banyak produsen obatan herbal yang menjual kapsul daun salam dengan harga yang terjangkau. Meski sudah diolah menjadi kapsul, namun manfaat daun salam untuk diabetes tidak berubah sama sekali. Pengemasan kapsul ini akan membuat proses pengobatan menjadi lebih praktis jika dibandingkan dengan pengolahan ramuan daun salam. Namun jika Anda di antara Anda yang lebih percaya pada ramuan tersebut, berikut kami sajikan resepnya. 

Siapkan bahan-bahan berupa: 
Daun salam kering sebanyak 5 sampai 7 lembar.
Air bersih sebanyak 3 gelas.
Setelah semua bahan siap, lakukan langkah berikut ini:
Cuci bersih daun salam di air yang mengalir.
Kemudian rebus bersama dengan 3 gelas air.
Setelah susut menjadi kira-kira 1 gelas saja, angkat dan diamkan hingga hangat.

Minum sebelum Anda makan. Untuk hasil yang maksimal, minum ramuan ini 2 kali dalam sehari. 

Kandungan Daun Salam 
Manfaat daun salam untuk diabetes ini tentu berkaitan erat dengan kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Berdasarkan penelitian intensif, daun salam mengandung senyawa penting seperti minyak atsiri sebanyak 0,05% yang terdiri atas sitral, tannin, eugenol, flavanoid dan masih banyak lagi lainnya. Senyawa yang dianggap paling berjasa menurunkan kadar gula adalah golongan flavanoid. Senyawa ini (utamanya yang ada dalam bentuk glikosida) ada dalam bentuk gugus-gugus gula dan mampu bertindak sebagai penangkap radikal hidroksil yang kinerjanya sama seperti amygdalin. Hal inilah yang menjadikan daun salam bersifat diabetogenik atau menurunkan kadar gula dengan baik.