Kamis, 21 November 2013

"Tak Pantaskah Aku"



Masih Terlalu dini kau buang daku mama__
Masih Terlaku kecil daku untuk harus kehilangan mama__
Dan masih terlalu muda kau buang daku mama__

Lalu untuk apa kau buat aku dengan bara nafsumu_
Lalu untuk apa Kau tanam benih gelora dua syahwat di dalam rahimmu mama..
Jika akhirnya kalian berdua tak menghendaki hadirku berada di samping kalian_

Hinakah aku ma_

Tak pantaskah diri berada di dekatmu
Tak pantaskah bagiku mengecapi dunia seperti kalian dan mereka_

Mengapa harus kau cipta aku
Bila akhirnya kau bunuh aku,kau buang aku dan kau aborsi sebelum waktu yang seharusnya__

Terlalu hinakah aku mama_

Cak Noer Reza Mahardika

Kabayan, nyi Iteung dan Petugas PLN.



Kabayan dan Iteung telah menikah berpuluh tahun, namun belum dikaruniai seorang anak. Suatu ketika pada malam Jum'at, Iteung berbicara kepada Kabayan.
It: "Kang, gimana ya, Iteung telat tiga bulan."
Kb: "Wah, yang benar Iteung, syukur alhamdulillah atuh, kenapa kok bilang 'gimana', kaya gak senang kamu mah."
It: "Ya iya atuh akang iteung teh was-was."
Kb: "Gini saja kalau begitu, berita ini jangan sampai ada yang tahu dulu, jangan bocor, soalnya di mana gak jadinya itu merukan aib bagi kita dan keluarga."
Iteung hanya menganggukan kepala.
Kb: "Ingat ya jangan sampai ada yang tahu dulu."
It: "Iya kang." Jawab Iteung.
Lalu mematikan lampu dan...entah tidur.
Esok paginya seseorang datang mengetuk pintu.
PLN: "Assalamu'alikum, selamat pagi."
Kabayan masih ngantuk karena semalam bertarung melawan kafir. Ia sontak kaget mendengar orang gedor-gedor pintu. Nyi Iteung sedang masak di dapur. Kabayan keluar kamar dan mencoba buka pintu ruang tamu.
Kb: "Waalaikum salam, ya pak ada apa ya?"
PLN: "Begini pak, mohon maaf saja, langsung ke pokok masalah, saya kesini karena istri bapak sudah telat tiga bulan."
Kabayan kaget, mendengar ucapan Petugas PLN.
Kb: "Dari mana saudara tahu, kalau istri saya telat tiga bulan."
PLN: "Begini pak Kabayan, saya hanya ditugaskan. Bapak langsung saja ke kantor, soalnya istri bapak terdaftar dibuku telat bulan."
Kabayan makin bingung dengan semuanya, dalam hati ia bicara. "Celaka dari mana orang ini tahu kalau istri saya telat tiga bulan, bahkan masuk daftar buku segala, padahal baru semalam Iteung cerita kalau dia telat tiga bulan.
PLN : " Ya sudah pak, kalau begitu saya pamit, hanya itu yang mau saya sampaikan, selebihnya nanti siang bapak kami tunggu di kantor, Assalamualaikum."
Kb: "Wa'alaikum salam."
Akhirnya Kabayan langsung mandi, ganti baju dan langsung ke kantor PLN tanpa sarapan dan pamit sama Iteung karena saking marahnya. Ia merasa Iteung lebih terbuka sama orang lain ketimbang sama suaminya terlebih dahulu.
Sesaimpainya di kantor, kabayan langsung ke meja petugas yang memanggilnya.
Kb: "Asalamualaikum. Pak apa benar, kalau bapak tahu kalau istri saya telat tiga bulan?"
PLN: "Waalaikum salam. Ya jelaslah pak, ini buktinya, nama istri bapak kan Iteung, dalam daftar ini dinyatakan kalau istri bapak telat tiga bulan."
Kb: "Waduh gimana ya pak, mohon berita ini jangan diberitakan kepada orang lain. Soalnya saya malu pak. Takutnya gak jadi."
PLN: "Ya gampang saja pak, bapak wani piro? Syaratnya bapak harus bayar sekian rupiah, ini tanggungannya yang harus bapak bayar." Petugas PLN menyodorkan daftar tanggungan kepada Kabayan"
Kb: "Waduh, kok mahal sekali pak."
PLN: "Memang sudah tarifnya segitu pak, apalagi ini pasca BBM naik pak."
Kb: "Ah macam-macam, pakai dikaitkan dengan BBM segala. Kalau saya tidak mau bayar gimana pak. Saya tidak mau bayar, soalnya saya tidak punya uang."
PLN: "Ya, berarti terpaksa punya bapak saya putus."
Kb: "Hah, diputus, gak kira-kira apa bapak ni becandanya. Gimana kalau istri saya lagi kepengen"
PLN: "Saya gak bercanda pak, mau tidak mau untuk sementara ya istri bapak harus pakai lilin."
Kb: "Ah gila kamu mah."
Kabayan pulang sambil marah-marah. Masalahnya dia mikir. Kepunyaannya dibanding-bandingkan dengan lilin.

Bersambung...
Mbak Rosella Ragiel
Wassalam.

Rabu, 20 November 2013

BURUK SANGKA



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Sahabat2 ku fillah.
Bismillaahir rahmaanir rahiim.
Allah Subhanahu wa Ta'aalaa berfirman yang artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari persangkaan (zhan) karena sesungguhnya sebagian dari persangkaan itu merupakan dosa.” (Al-Hujurat: 12)

Sahabat2ku yg dirahmati Allah
Berbagai prasangka buruk terhadap orang lain sering kali bersemayam di hati kita. Sebagian besarnya, tuduhan itu tidak dibangun di atas tanda atau bukti yang cukup. Sehingga yang terjadi adalah asal tuduh kepada saudaranya.

Buruk sangka kepada orang lain atau yang dalam bahasa Arabnya disebut su`u zhan mungkin biasa atau bahkan sering hinggap di hati kita. Berbagai prasangka terlintas di pikiran kita, si A begini, si B begitu, si C demikian, si D demikian dan demikian. Yang parahnya, terkadang persangkaan kita tiada berdasar dan tidak beralasan. Memang semata-mata sifat kita suka curiga dan penuh sangka kepada orang lain, lalu kita membiarkan zhan tersebut bersemayam di dalam hati. Bahkan kita membicarakan serta menyampaikannya kepada orang lain. Padahal su`u zhan kepada sesama kaum muslimin tanpa ada alasan/bukti merupakan perkara yang terlarang. Demikian jelas ayatnya dalam Al-Qur`anil Karim, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di atas

Dalam ayat di atas, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan untuk menjauhi kebanyakan dari prasangka dan tidak mengatakan agar kita menjauhi semua prasangka. Karena memang prasangka yang dibangun di atas suatu qarinah (tanda-tanda yang menunjukkan ke arah tersebut) tidaklah terlarang. Hal itu merupakan tabiat manusia. Bila ia mendapatkan qarinah yang kuat maka timbullah zhannya, apakah zhan yang baik ataupun yang tidak baik. Yang namanya manusia memang mau tidak mau akan tunduk menuruti qarinah yang ada. Yang seperti ini tidak apa-apa. Yang terlarang adalah berprasangka semata-mata tanpa ada qarinah. Inilah zhan yang diperingatkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dinyatakan oleh beliau sebagai pembicaraan yang paling dusta. (Syarhu Riyadhis Shalihin, 3/191)

Sahabat...
Bahayanya Berprasangka Buruk dan Manfaatnya Berprasangka Baik

Tulisan ini al-faqir kirimkan kpd sahabat2ku ingin mengingatkan akan bahaya prasangka bagi kehidupan kita, dan berharap dalam membagikan sesuatu agar selalu berprasangka baik.

Sahabat…,
Lahirnya prasangka dalam hati seorang hamba Allah sebenarnya memperlihatkan kelemahan hamba itu sendiri. Karena racun prasangka bisa merusak nalar seseorang sehingga tidak mampu berpikir objektif, apa adanya. Hati dan pikirannya selalu dibayang-bayangi curiga.
Seperti kisah Rasul shallallahu 'alaihi wa Sallam, ketika mendengar laporan bahwa Usamah bin Zaid tetap memenggal musuh yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa Sallam marah dan mengatakan kepadanya, “mengapa tidak kau belah saja dadanya, sehingga engkau tahu isi hati dia yang sebenarnya.” ( Al-Hadits )

Mungkin memang benar apa yang ditakutkan oleh sahabat Rasul ini bahwa nantinya bisa saja si musuh hanya melakukan siasat saja, tapi kita tetap diharamkan untuk membunuh seseorang yang mengucapkan dua kalimat syahadat selama tidak ada bukti yang membuat dia pantas untuk dibunuh. Siapa saja orang-orang yang pantas dibunuh? Saya tidak akan membahas materi takfir di sini. Baik saudaraku, marilah kita lanjutkan dengan memperhatikan ayat berikut.
" Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu (QS.49:6)
Saya mengutip ayat di atas hanya ingin mengingatkan bahwa ketika mendapatkan suatu berita alangkah baiknya periksa dulu dengan teliti kebenaran berita itu apalagi yang menyangkut keburukan orang lain.

Jadi, jika kita membenci seseorang karena kita mendapatkan berita dari tulisan orang atau rekaman atau video sekalipun(walaupun video itu benar pada akhirnya) alangkah baiknya jika kita tidak menyebarkan berita keburukan orang itu pada orang lain selama masih banyak orang yang menganggap orang itu baik dan memang tidak terlalu membahayakan. Tapi kita cari tahu kebenarannya pada pihak yang bersangkutan. Kalau kita jadi saksi langsung? ya silakan bersaksi.
Hati-hatilah dg ucapan kita, bila tdk terbukti kebenarannya maka itu akan termasuk “ FITNAH “
Firman Allah yg artinya :
…Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) dari pada membunuh…(2:217)

Sebelum kita akhiri tulisan ini, saya akan memberikan tips-tips berprasangka baik dari Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, begini tipsnya :

* Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik dari dirimu. Ucapkanlah dalam hatimu:
“Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku”

* Jika bertemu dengan anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
“Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku”

* Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah (Dalam hatimu):
“Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku”

* Jika bertemu dengan orang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
“Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui, dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku”

* Jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah (dalam hatimu):
“Orang ini bermaksiat kepada Allah karena dia bodoh (tidak tahu), sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku”

* Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah (dalam hatimu):
“Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak. Bisa jadi di akhir usianya dia memeluk agama islam dan beramal sholeh, dan bisa jadi di akhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk”

Nah, jika sahabat2ku sudah baca tulisan ini, maka tidak perlu dibaca lagi. Tapi jika ingin berbagi ilmu dengan yang lain silakan disebarkan.
Terima kasih.
Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari sifat2 tercela / buruk, dan mari kita selalu berharap agar Allah menghiasi hidup kita dg sifat terpuji dlm rahmah dan ridha-Nya. Aamiin…

By. Cak JO.>>>>Anak Betawi

Ya Allah berikan kekuatan kepada kami yg lemah ini utk menghadapi berbagai ketidakpastian hari esok. Tunjukkan kepada kami yg kadang lalai, bagaimana cara mensyukuri segala nikmatMu. Ajari kami artinya kesabaran dan keikhlasan di tengah masalah yg kami hadapi. Engkaulah pusat dari segala kepastian. Aamiin

SAYA bersyukur......



Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Sahabat2 ku fillah.

Ada serangkaian tulisan yg memiliki keindahan makna yang mengajarkan untuk berjiwa besar dalam menyikapi segala sesuatu, dan smg kita bisa menerapkannya.

Saya BERSYUKUR;
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton
TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi
5. Untuk sampah dan kotoran bekas jamuan yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman
6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan
7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras
8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat
9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya,karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup
10. Untuk dst...
Subhaanallaah……

Semoga ada manfaatnya bagi kita yg tak luput dari problematika kehidupan sehari-hari dlm rahmah dan bimbingan Allah Ta'aalaa'. Aamiin

By. Cak Nur

Banyak Beristighfar Pertanda Iman Bersemayam Dalam Diri



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Sahabat2 ku fillah.
Allah Subhanahu wa Ta'aalaa berfirman yang artinya:
“ Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, dan Dia memperkenankan (do`a) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras “. ( As-Syuuraa : 25 – 26 )

Sahabat2ku yang dirahmati Allah
SEMAIKANLAH IMAN KE TAMAN QALBU DAN SIRAMI DENGAN EMBUN KETAQWAAN INSYA ALLAH AKAN TUMBUH KESHALIHAN DAN KETA’ATAN YANG AKAN MENGHASILKAN BUAH KEDAMAIAN, KENYAMANAN, KETENTRAMAN SERTA KEBAHAGIAAN YG HAQIQI

Sahabat2ku rahimakumullah
Jadikanlah 10 nasihat dibawah ini sebagai “penyejuk hati”, semoga kita menjadi seorang mukmin yang senantiasa ridha dengan Ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’aalaa

1-Yakinkan hati bhw Allah Subhanahu wa Ta’aalaa mengampuni dosa dan kesalahan siapa sajayang memohon kemaafan dari-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta’aalaa akan menerima taubat orang yg bertaubat.
Allah Subhanahu wa Ta’aalaa bersedia menerima siapa yang mau kembali kepada-Nya.

2- Berilah kasih sayang kepada orang yang lemah, tunaikanlah hajat kepada mereka yang berhajat dan rawatlah mereka.
Jangan memendam kemarahan tetapi berilah kemaafan.

3-Pandanglah Allah Subhanahu wa Ta’aalaa dengan pandangan positif dan ingatlah …Allah Subhanahu wa Ta’aalaa senantiasa mendampingi kita setiap saat. Ingatlah… Malaikat senantiasa memohon keampunan dari Allah Subhanahu wa Ta’aalaa untuk kita.
Surga Ilahi senantiasa menunggu kedatangan kita.

4- Hapuslah tetesan airmata dengan pandangan positif kepada Allah Subhanahu wa Ta’aalaa, Dan sirnakanlah segala kekecewaan dengan menghitung segala nikmat Allah Subhanahu wa Ta’aalaa yang telah Allah berikan kepada kita.

5-Jangan kita berpandangan ” Dunia telah menyempurnakan hajat seseorang”, tidak ada menusia yang mendapat segala hajatnya dibumi ini dan tidak pernah ditimpa kesusahan.

6- Jadilah seperti pohon Tamar yang mencapai puncak segala ketinggian, tidak menyakiti orang lain, walaupun kita melemparkan batu kepadanya tetapi dia akan membalas kita dengan buah tamar yang manis dan nikmat utk kita.

7- Pernahkah anda mendengar, kesedihan akan mengembalikan segala yang telah hilang, kekecewaan akan memperbetulkan kesalahan lalu,?
Jika demikian kenapa kita harus bersedih dan kecewa ?

8- Jangan terlalu mengambil berat dugaan dan fitnah, tetapi pandanglah ketenteraman dan kedamaian serta keafi’atan.

9- Padamkan api hasad dengki dalam jiwa kita, siramilah hati kita dengan kemaafan kepada semua mereka yang telah menyakiti kita.

10- Mandi dari segala kekotoran, berwudu’, memakai wangi-wangian, bersuci dan berdisiplin adalah penawar ke arah kemulian bg setiap hati yang kotor dan hati resah gelisah.

Semoga ungkapan2 indah di atas dpt membantu menyejukkan hati kita utk bisa menjadi hamba2 Allah yg dicintai-Nya, dan Rasul-Nya serta manusia sekalian bahkan makhluk lainnya sebagaimana sabda Nabi Shallaahu 'alaihi wa Sallam yg artinya " Sayangilah olehmu orang yg ada di bumi, niscaya makhluk yg ada di langit akan menyayangimu juga ". (Al-Hadits )

Mudah2an Rahmat dan kurnia Allah senantiasa tercurah kpd kita dalam ridha dan maghfirah-Nya. Aamiin....

      By. Cak  J.O